Jumat, 21 Juni 2019

KANKER DARAH : GEJALA,PENYEBAB,OBAT,DLL

APA ITU KANKER DARAH? Kanker hematologi, juga dikenal sebagai kanker darah adalah kanker yang memengaruhi produksi dan fungsi sel darah. Sebagian besar kanker darah dimulai dari sumsum tulang di mana darah diproduksi. Sel-sel kanker mencegah sel-sel darah normal untuk menjalankan fungsi mereka. Ada 3 jenis kanker darah paling umum, yaitu: 1. Leukemia Leukemia adalah kanker sel darah putih, yang menghentikan sel darah putih dalam melawan infeksi. Ini adalah jenis yang paling umum dari kanker darah. Ketika seseorang memiliki leukemia, sumsum tulangnya tidak mampu memproduksi sel-sel darah merah yang cukup dan trombosit untuk memasok kebutuhan tubuh. Berdasarkan seberapa cepat perkembangannya serta jenis sel darah putih yang diserang, leukemia ini dibedakan menjadi beberapa jenis, yaitu akut dan kronis. Leukemia kronis jauh lebih berbahaya dan sulit untuk diobati. 2. Limfoma Kanker darah limfoma berkembang pada limfosit – tipe sel darah putih yang berperan untuk melawan infeksi. Kanker jenis ini juga memengaruhi kelenjar getah bening, limpa, timus, sumsum tulang, dan bagian lain dari tubuh. Limfosit yang tidak normal dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh Anda. Hal ini akan mengurangi daya tahan tubuh penderitnya terhadap faktor berbahaya dari luar. Limfoma terdiri dari berbagai jenis, tetapi dua kategori utama dari limfoma adalah: Limfoma hodgkin, yang melibatkan tipe limfosit sel B yang tidak normal disebut sel Red-Sternberg. Jenis ini termasuk limfoma yang lebih jarang terjadi Limfoma non-Hodgkin, yang bisa terjadi pada sel B atau sel T. 3. Myeloma Myeloma adalah jenis kanker yang terbentuk oleh sel plasma ganas. Sel plasma menghasilkan antibodi (atau immunoglobulin) yang membantu tubuh menyerang dan membunuh kuman. Sel plasma normal ditemukan di dalam sumsum tulang dan merupakan bagian sistem imun yang penting. Sumsum tulang adalah jaringan lunak di dalam beberapa rongga tulang. Selain sel plasma, sumsum tulang juga memiliki sel-sel yang membangun jenis sel darah lainnya. Kanker berawal ketika sel-sel di dalam tubuh mulai tumbuh tidak terkendali. Sel-sel di hampir semua bagian tubuh lainnya bisa menjadi kanker, dan dapat menyebar ke area tubuh lainnya. Kanker darah jenis ini mencegah produksi antibodi normal, yang mengakibatkan sistem kekebalan tubuh Anda menjadi lemah dan rentan terhadap infeksi. TANDA-TANDA & GEJALA Apa saja gejala kanker darah? Gejala kanker darah berbeda-beda tergantung jenisnya. Berikut beberapa gejala kanker darah yang paling khas berdasarkan jenisnya:

1. Gejala kanker darah leukimia Gejala leukimia pada dasarnya sulit untuk dikenali kerena tidak memiliki ciri-ciri yang khas. Meski begitu, leukimia memiliki banyak gejala yang dapat membantu mendeteksi penyakit ini ini, seperti: Anemia Darah sukar membeku Sering mengalami perdarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau memar Rentan terkena infeksi Nyeri pada persendiannya atau di bagian tulang belakang Sakit kepala yang intens Nafsu makan menurun Mengalami penurunan berat badan secara drastis Muncul keringat berlebih di malam hari 2. Gejala kanker darah limfoma Tanda-tanda dan gejala kanker darah limfoma yang umum adalah: Adanya tonjolan di bawah kulit, biasanya di selangkangan, leher, atau ketiak Demam dan menggigil Batuk yang tak kunjung sembuh dan membaik Sesak napas dan nyeri di dada Gatal-gatal di seluruh tubuh Keringat berlebih di malam hari Sakit perut, punggung, atau nyeri tulang Selalu merasa lemah, lesu, dan tidak bersemangat Berat badan turun drastis tanpa alasan yang jelas Nafsu makan menurun Gangguan saraf Muncul darah dalam tinja atau muntah Haid dengan volume darah yang berlebihan 3. Gejala kanker darah myeloma Karena myeloma memengaruhi sistem imun, penyakit ini bisa menyebabkan banyak gejala di dalam tubuh. Namun, terdapat beberapa gejala kanker darah myeloma yang khas, di antaranya: Anemia Sering mengalami perdarahan dan memar Gangguan tulang dan kalsium sehingga menyebabkan tulang mudah patah Rentan mengalami infeksi Gangguan atau kerusakan ginjal Kaki bengkak Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala kanker darah yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala kanker darah tertentu, jangan ragu untuk melakukan konsultasi dengan dokter Anda. PENYEBAB Apa yang penyebab kanker darah? Penyebab kanker darah adalah pertumbuhan yang tidak terkendali dari sel-sel darah. Normalnya, sel-sel darah di dalam tubuh mengikuti jalur pertumbuhan teratur, pembelahan, dan kematian tapi sel-sel kanker darah tidak. Sel-sel penyebab kanker darah tidak mati secara otomatis. Selain itu, sel-sel kanker darah yang tidak normal dapat menyebar ke daerah lain, menekan sel darah normal dan menghambat fungsinya. Secara umum para ilmuan masih belum mengetahui secara pasti apa penyebab kanker darah. Namun, para ahli menduga bahwa perubahan dalam DNA bisa membuat sel-sel darah yang sehat menjadi kanker. Kanker ini juga memiliki kecenderungan genetik. Jadi, jika keluarga terdekat Anda seperti orangtua, saudara kandung, kakek, ataupun nenek memiliki riwayat penyakit ini, maka Anda pun berisiko memilikinya juga. Selain itu, ada juga faktor-faktor lain yang bisa jadi penyebab kanker darah. Di antaranya paparan bahan kimia berbahaya, paparan radiasi, serta infeksi virus tertentu.
FAKTOR-FAKTOR DAN RESIKO Apa yang meningkatkan risiko saya terkena kanker darah? Tergantung pada jenis kanker darah, faktor risiko juga bervariasi pada masing-masing jenis. Memahami faktor risiko dapat membantu Anda menemukan solusi terbaik untuk mencegah penyakit ini berkembang. Faktor risiko kanker darah leukemia meliputi: Adanya penyakit keturunan gangguan pada imun tubuh. Memiliki seorang saudara kandung atau kembaran dengan leukemia. Riwayat paparan radiasi, kemoterapi, benzena dengan takaran yang tinggi. Riwayat pada sistem imun seperti transplantasi organ. Faktor risiko kanker darah limfoma meliputi: Berusia 60-an atau lebih Berjenis kelamin laki-laki Sistem kekebalan tubuh lemah karena HIV/AIDS, transplantasi organ, atau karena Anda dilahirkan dengan gangguan sistem imun Memiliki penyakit sistem kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis (rematik), sindrom Sjögren, lupus, atau penyakit Celiac Pernah terinfeksi dengan virus seperti Epstein-Barr, hepatitis C, human-cell T leukemia/limfoma (HTLV-1), atau virus herpes manusia (HHV8) Anda memiliki riwayat keluarga seperti orangtua, saudara kandung, atau kakek dan nenek yang mengidap limfoma Anda terkena benzena atau bahan kimia yang membunuh serangga dan gulma Memiliki riwayat penyakit limfoma Hodgkin atau limfoma non-Hodgkin di masa lalu Anda sedang menjalani pengobatan kemoterapi karena kanker tertentu Kelebihan berat badan atau obesitas Faktor risiko kanker darah myeloma meliputi: Risiko terkena kanker jenis ini meningkat seiring bertambahnya usia. Kebanyakan orang yang terdiagnosis dengan kanker ini berusia setidaknya 65 tahun Pria memiliki peluang lebih tinggi terkena penyakit myeloma daripada wanita Memiliki riwayat penyakit autoimun, seperti diabetes, lupus, rheumatik arthritis, psoriasis, dan lain sebagainya Memiliki sistem kekebalan tubuh lemah karena pengobatan kemoterapi atau terkena HIV/AIDS Terpapar radiasi tingkat tinggi (bom atom) atau tingkat rendah dalam waktu lama (karena pekerjaan khusus). Memiliki riwayat keluarga dengan penyakit ini Sebuah penelitian oleh American Cancer Society telah menemukan bahwa kelebihan berat badan atau obesitas meningkatkan risiko berkembangnya myeloma Mengalami penyakit sel plasma atau kanker lainnya

KANKER DARAH : GEJALA,PENYEBAB,OBAT,DLL Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Alternatif Obat Kanker

0 komentar:

Posting Komentar