Sabtu, 21 Januari 2017

Apa Yang Ingin Kau Tahu Tentang Pengobatan Penyakit Kanker

Dahulu kala, Hippocrates (460 SM - 370 SM) mengusulkan upaya menyembuhkan kanker berdasarkan teori tumor dari empat cairan tubuh, yakni empedu hitam, empedu kuning, dahak, dan darah. Menurut teori tumor, jika tumor pasien menjadi tidak seimbang, pasien menderita kanker atau penyakit lainnya.

Hippocrates

Untuk menyeimbangkan tumor pasien, pengobatan terdiri dari diet, mengeluarkan darah, atau membersihkan darah. Anehnya, teori pengobatan tumor ini tetap populer hingga abad ke-19 meskipun teori tumor kemudian terbukti tidak benar.

Bedah sebagai obat kanker yang ditemukan oleh Ibnu Sina dalam bukunya "The Canon of Medicine." Metode ini kemudian dipromosikan sebagai operasi pengangkatan bagian tubuh yang sakit atau jaringan. Hingga pada abad 16 dan 17, lebih banyak dokter membedah tubuh untuk menemukan penyebab kematian.


Antara 1871 dan 1874, ahli bedah Inggris Campbell Morgan De dirumuskan bahwa kanker menyebar dari tumor ke daerah tubuh lainnya. Namun demikian, menggunakan pembedahan untuk menyembuhkan kanker memiliki hasil yang buruk karena masalah higienis dari jangka waktu tersebut.

Dengan peningkatan higienis, operasi akhirnya menjadi obat kanker yang efektif untuk kanker stadium awal. Tapi kemudian stadium kanker yang lebih tinggi membuat operasi kurang efektif dan kadang-kadang kanker kembali meskipun sudah dilakukan operasi.

Pada akhir abad ke-19, Marie dan Pierre Curie menemukan radiasi yang memungkinkan untuk menyembuhkan kanker tanpa pembedahan. Ahli bedah mulai bekerja dengan ahli radiologi, meningkatkan hasil penyembuhan kanke. Tapi efektivitas radiasi ini tergantung pada lokasi kanker.

Pada tahun 1940, beberapa pasien dengan kanker stadium lanjut dari sel-sel darah putih diberi gas mustard intravena. Para pasien kemudian dapat disembuhkan dengan baik, dan para peneliti mulai mencari zat antikanker lain yang kemudian kita kenal dengan nama kemoterapi.

Sejak itu, banyak obat antikanker dikembangkan, banyak dilakukan pengembangan obat yang menjadi industri bernilai miliaran dolar. Jadi adalah kemoterapi obat kanker? Sayangnya, masih ada beberapa jenis kanker yang resisten terhadap kemoterapi.

Seperti yang Anda ketahui dari penjelasan artikel ini bahwa pencarian obat kanker telah berlangsung selama ratusan tahun. Dan akhirnya dapat juga diketahui bahwa obat kanker belum ada yang benar-benar efektif untuk menyembuhkan. Ratusan tahun mencari obat kanker hanya melahirkan beberapa metode seperti radiasi, kemoterapi, dan terapi bedah. Dan bahkan beberapa metode ini tidak bekerja dengan baik pada semua kanker. Jadi apa yang harus kita lakukan?.

Sebenarnya upaya untuk menyembuhkan kanker yang benar-benar efektif itu ada, hanya saja kebanyakan kita belum mengetahuinya secara benar. Inti yang sebenarnya juga adalah pencegahan, yakni menghindari segala hal yang menjadi penyebabnya, dan penderita tetap harus memantangi penyebab penyakit ini pada saat masih dalam proses pengobatan, hal ini bertujuan supaya penyakit tidak kambuh kembali atau terjadi semakin parah. Salah satu yang ingin kami sarankan untuk mencegah atau menyembuhkan penyakit kanker ini adalah dengan memperbanyak konsumsi vitamin D. Vitamin D biasanya diproduksi oleh organ terbesar tubuh untuk membentuk hormon. Untuk zat kimia yang memenuhi syarat pembentukan , perlu diproduksi oleh salah satu organ tubuh. Jika dimisalkan, tidak hanya tanaman membutuhkan sinar matahari untuk menjadi sehat, manusia juga membutuhkannya. Dulu, paparan sinar matahari adalah satu-satunya cara manusia mendapat jumlah yang cukup vitamin D. Kini sebagian besar makanan mengadung vitamin D, asalkan kita tahu apa-apa saja makanan itu. Maka perbanyaklah membaca artikel seperti ini untuk mendapatkan pengetahuan itu.


Apa Yang Ingin Kau Tahu Tentang Pengobatan Penyakit Kanker Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AmbeJOSS deNature