Jumat, 20 Januari 2017

Alat Kosmetik Dan Penyakit Kanker Payudara

Alat Kosmetik Dan Penyakit Kanker Payudara - Tidak ada menyangkal bahwa meskipun memang ada bahan kimia yang terkandung dalam produk perawatan kulit, tapi produk ini tetap dipercaya memiliki fungsi dalam diri dan penampilan, misalnya parfum yang dapat membuat tubuh seseorang harum. Tapi selama bertahun-tahun penelitian telah menunjukkan bahwa pada tingkat paparan tertentu, beberapa bahan-bahan ini dapat berkontribusi terhadap perkembangan kanker pada manusia.

Kosmetik Tanpa Merk

Karena kosmetik mengandung berbagai bahan kimia, namun belum tentu bahwa semua bahan kimia itu itu akan diidentifikasi sebagai penyebab pasti dari kanker. Yang dapat dipastikan bahwa banyak bahan kimia dalam produk perawatan kulit ini akan mengganggu hormon, memblokir atau meniru hormon seperti estrogen, mengganggu keseimbangan hormonal tubuh. Khusus mengenai gangguan estrogen, diyakini bisa menimbulkan kanker payudara hormon reseptor, karena itulah banyak perempuan mencari perlengkapan yang membatasi eksposur mereka terhadap bahan kimia yang bertindak seperti estrogen .


Sementara banyak bahan masuk ke kosmetik dan produk perawatan pribadi, ada dua kelompok bahan kimia yang sedang dipelajari sebagai penyebab kanker payudara :
  • Parabens, misalnya, methylparaben, propil, ethylparaben, dan butylparaben adalah bahan kimia yang biasa digunakan untuk mengawetkan produk kosmetik, termasuk make up, pelembab, produk perawatan rambut, pelumas pribadi, dan krim cukur ( merek yang paling utama antiperspiran dan deodoran mengandung paraben ). Paraben diserap melalui kulit dan beberapa kondisi yang akhirnya menjadi dampaknya adalah penderita kehilangan kesuburan atau kesempatan untuk memiliki anak, menopause terlambat, obesitas, dan lain sebagainya. Selain itu, hal ini juga bisa dikaitkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.
  • Phthalates ( misalnya, DEP, DEHP, DINP dan DIDP ) adalah bahan kimia yang biasa digunakan untuk menahan warna dan mengurangi kerapuhan di cat kuku dan hair spray. Wewangian dalam produk perawatan pribadi dan pembersihan juga mengandung zat ini. Sebagai pengganggu hormon, phthalates tidak meniru estrogen, tetapi mereka dapat mengganggu keseimbangan hormon-hormon lain yang berinteraksi dengan estrogen, termasuk testosteron.
Tapi da juga kontroversi dalam dunia kesehatan pada tahun sekitar 2004, dimana peneliti Inggris menemukan bukti bahwa paraben dalam sampel tumor kanker payudara. Penemuan ini juga menambahkan bahwa paraben dalam deodoran ketiak dan tabir surya dapat pindah ke jaringan payudara dan bahan bakar pertumbuhan keganasan. Dengan penemuan ini kemudian mengartikan bahwa sudah ada bukti langsung dari hubungan sebab akibat antara paraben dan kanker. Pada tahun 2005, juga ada sebuah review dari data yang tersedia pada waktu itu yang menyimpulkan bahwa paraben tidak akan meningkatkan risiko dari setiap endpoint estrogen -mediated, termasuk efek pada kanker payudara dan bahwa kita terkena banyak phytoestrogen yang sudah dalam makanan kita yang adalah bahan kimia alami endokrin.


Alat Kosmetik Dan Penyakit Kanker Payudara Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AmbeJOSS deNature

0 komentar:

Posting Komentar