Minggu, 22 Januari 2017

Ada Beberapa Fakta Tentang Kanker Kolektoral

Kanker kolorektal adalah penyakit akibat pertumbuhan kanker yang ditemukan dalam usus besar, usus besar sendiri diartikan sebagai bagian ujung dari saluran pencernaan yang menampung makanan yang tidak dapat tercerna dan menunggu untuk dibuang. Ukuran dari usus besar sekitar 5 sampai 6 kaki dan diameternya 2,5 inci. Rektum adalah bagian yang terakhiryang panjangnya 6 sampai 8 inci dari usus besar dan berakhir pada anus.

Kanker Kolorektal

Kanker yang melibatkan bagian atas saluran pencernaan atau usus kecil ( usus ) jarang terjadi. Tapi kanker usus besar sangat umum. Kanker kolorektal dikatakan kanker keempat yang paling umum di seluruh dunia. Penyakit ini dikenal sebagai penyakit kedua setelah kanker paru-paru sebagai penyebab kematian akibat kanker di Negara maju seperti Amerika Serikat. Menurut publikasi American Cancer Society - Kanker Fakta & Angka 2006 - tahun 2006, sekitar 148.610 kasus baru ( 72.800 pria dan 75.810 wanita ) dari kanker kolorektal akan didiagnosis di Amerika Serikat. Dan diperkirakan 37 % atau 55.170 orang ( 27.870 pria dan 27.300 wanita ) akan mati dari itu.

Baca Juga : Bagaimana Pengobatan Untuk Kanker Paru Paru

Kanker kolorektal adalah penyakit dominan orang 50 tahun dan lebih tua. Kurang dari 6% dari kanker ini terjadi pada mereka yang di bawah 50 tahun. Namun, kejadian kanker kolorektal meningkat setelah usia 50 dan terus meningkat sampai usia 75.

Beberapa hal yang harus diperhatikan untuk mencegah penyakit ini adalah :

Diet, Faktor makanan dianggap bertanggung jawab atas 80 % sampai 90 % dari semua kasus kanker kolorektal. Kanker kolorektal adalah umum pada populasi dengan asupan tinggi daging dan produk yang relatif rendah serat makanan. Diet tinggi lemak hewani juga dikaitkan dengan peningkatan tingkat kanker kolorektal. Sedangkan diet tinggi sayuran dan serat sereal diyakini dapat menurunkan tingkat kanker kolorektal. Diketahui bahwa sejumlah besar kadar serta dalam sayuran dan serat sereal dapat melancarkan buang air besar, membantu fermentasi bakteri tinja dan mempercepat laju angkutan usus besar

Gejala Kanker Kolorektal

Kanker ini sering disebut penyakit mematikan perlahan. Pada kebanyakan kasus, penderita kanker tidak menunjukkan gejala yang jelas pada tahap awal. Salah satu gejala awal, pada beberapa pasien adalah pendarahan. Tumor dapat berdarah dan mematikan atau hanya sedikit pendarahan saja. Kadang-kadang perdarahan tersebut juga hampir tidak terlihat. Jika penyakit ini telah kronis, maka akan timbul gejala yag diantara lain adalah :
  1. Perubahan kebiasaan buang air besar. Hal ini terwujud dalam penyakit sembelit, diare, inkontinensia usus, dan perasaan gerakan usus yang belum selesai meski sudah buang air besar.
  2. Saluran pembuangan yang terasa sempit dari biasanya.
  3. Kehadiran darah dalam tinja. Tapi perlu diperhatikan, bahwa walau bagaimanapun, tidak semua perdarahan itu adalah akibat dari kanker. Masalah lain seperti wasir ( tumpukan ), ulkus, kolitis ulseratif, dan lain sebagainya juga dapat menghasilkan darah dalam tinja.
  4. Anemia. Ini adalah kekurangan sel darah merah.
  5. Ketidaknyamanan perut. Hal ini dapat diwujudkan dalam perasaan ketidaknyamanan, kembung, fullnes, kram atau nyeri di perut.
  6. Menurunya berat badan secara signifikan.
  7. Kelelahan atau perasaan kelelahan ekstrim.
  8. Muntah.

Ada Beberapa Fakta Tentang Kanker Kolektoral Rating: 4.5 Diposkan Oleh: AmbeJOSS deNature